Beberapa pekan yang lalu, seluruh umat Kristen di tanah air merayakan salah satu pekan yang paling suci. Dimulai dengan Minggu Palma di hari pertama dan diakhiri dengan Minggu Paskah di akhir pekan, prosesi Pekan Suci merupakan ritual yang sangat diagungkan. Masing-masing negara di seluruh dunia ternyata punya tradisi Pekan Suci masing-masing. Salah satu yang paling unik terdapat #DiIndonesiaAja, tepatnya di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Dikenal sebagai kota spiritual, Larantuka memiliki sebuah tradisi Pekan Suci yang telah dipertahankan selama lebih dari lima abad. Tradisi yang bertajuk Semana Santa ini merupakan perayaan keagamaan terbesar yang ada di Flores. Walaupun dengan adanya pandemi, tahun ini Semanta Santa tetap berjalan. Berlangsung dari tanggal 10 hingga 17 April 2022, Semana Santa Larantuka 2022 telah sukses dilaksanakan. Ingin tau lebih dalam tentang perayaan keagamaan yang satu ini? Simak aja informasinya di bawah ini! Tradisi turun temurun puluhan generasi Udah tau sejarah di balik perayaan keagamaan yang unik ini belum? Ternyata, asal mula tradisi Semana Santa di Larantuka muncul sekitar 500 tahun yang lalu, ketika seorang pemuda dari Suku Resiona sedang bermain di pinggir laut. Keturunan Raja Larantuka, Don Andre Martinus Diaz Viera de Godinho, menyebut bahwa pemuda Resiona yang sedang bermain di pinggir laut itu melihat sesosok dewi yang berjalan di atas air. Pemuda tersebut lalu bertanya kepada sosok tersebut, tetapi sosok tersebut menjawab dengan bahasa yang asing. Sang pemuda lalu melaporkan kejadian itu kepada para tetua suku. Namun, ketika mereka datang ke lokasi kejadian, yang ada hanyalah sebuah patung perempuan berparas syahdu. Patung tersebut lalu dibawa ke korke (rumah adat). Seiring waktu, masyarakat Larantuka termasuk rajanya mulai menyembah figur perempuan tersebut karena figur tersebut selalu mendatangkan keberuntungan. Bersama dengan datangnya bangsa Portugis di Flores, datanglah juga misionaris yang menyebarkan agama Katolik. Raja Larantuka membawa misionaris tersebut kepada figur suci yang kini telah dikenal sebagai Tuan Ma. Setelah menyadari bahwa tulisan di dekat figur tersebut berbunyi 'Santa Maria Reinha Rosari', sang misionaris langsung berlutut saat menyadari bahwa figur itu ternyata adalah Bunda Maria. Singkat cerita, di tahun 1650 Raja Larantuka Ola Adobala kemudian dibaptis dan menyerahkan kekuasaannya kepada Tuan Ma. Pada tahun 1665, putra dari Ola Adobala, Don Gaspar I mulai mengarak patung Tuan Ma keliling Larantuka, melahirkan tradisi yang hingga saat ini masih tetap dipertahankan. Sukses digelar meskipun dihadang oleh pandemi Tahun ini merupakan ketiga kalinya Semana Santa dilakukan di tengah pandemi. Atas kebijakan Uskup Larantuka Monsinyur (Mgr.) Fransiskus Kopong Kung, pelaksanaan Semana Santa di masa pandemi ini meniadakan prosesi parade kapal dan arak-arakan patung-patung suci dari berbagai kapel di Larantuka dan Adonara, termasuk tidak mentahtakan patung suci utama Tuan Ma dan Tuan Ana secara langsung, serta arahan untuk kegiatan dimaksimalkan di masing-masing kapel dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Namun demikian, Semana Santa Larantuka 2022 tetap berlangsung secara khidmat dan syahdu. Rangkaian dari perayaan keagamaan yang istimewa ini sendiri dimulai dengan Misa Minggu Palma di masing-masing kapel. Setelahnya, para umat berdoa Semana di Kapela Tuan Ma dan di Tori Tuan-Tuan. Setelah itu, pembukaan Kapela Tuan Ma dipersiapkan. Selang waktu, seremoni pembukaan Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana pun dimulai. Seremoni dilanjut dengan prosesi Cium Tuan oleh para peziarah di kapel-kapel tempat masing-masing Tuan berada. Lalu, di hari kelima dilaksanakanlah Misa Kamis Putih di masing-masing kapel dan Katedral yang dilanjut dengan prosesi Jalan Salib. Keesokan harinya, Misa Jumat Agung dilaksanakan. Misa lalu dilanjut oleh ziarah makam, lamentasi, serta prosesi pemberkatan tempat-tempat armida (pemberhentian prosesi saat Prosesi Jumat Agung), kapela, dan tori oleh tim pastor. Di hari sabtu, Misa Sabtu Suci pun tiba. Pekan Suci akhirnya ditutup di hari minggu dengan Misa Paskah. Kemenparekraf mendukung penuh perayaan keagamaan ini dengan memfasilitasikan sejumlah peralatan protokol kesehatan. Dikelilingi oleh segudang pesona alam yang luar biasa Selain memiliki tradisi keagamaan yang unik, Larantuka juga dikelilingi oleh keindahan alam yang luar biasa. Buktinya, cobain deh tiga aktivitas berikut ini kalo kamu nanti liburan ke Flores Timur! ● Menikmati pemandangan di sekitar Pantai Ina Burak Terletak di ujung selatan Pulau Adonara, Pantai Ina Burak memiliki pemandangan eksotis yang bikin mata jadi seger. Di sini, terdapat sejumlah bebatuan karang hitam yang bener-bener menarik perhatian. ● Menyaksikan sunset di Pantai Weri Pantai yang satu ini bisa kamu temukan di ujung timur Larantuka. Memiliki pasir putih dan laut yang jernih, Pantai Weri cocok banget buat dijadiin spot bersantai. Di sore hari, kamu bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang kece lho dari sini!