Labuan Bajo, 24 Februari 2026 — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) turut hadir dalam upacara adat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Manggarai Barat yang diselenggarakan pada Selasa (24/02/2026) sore di Hall Kantor Bupati Manggarai Barat.

Upacara adat tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Manggarai Barat dan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penghormatan kepada leluhur atas perjalanan pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat persatuan, menjaga harmoni sosial, serta meneguhkan komitmen kolektif dalam membangun Manggarai Barat yang maju dan berkelanjutan.
Sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata berbasis alam dan budaya, nilai-nilai adat dan kearifan lokal memiliki makna strategis dalam menjaga identitas serta karakter pembangunan daerah. Ritual adat tidak hanya menjadi simbol tradisi, tetapi juga wujud pelestarian warisan budaya yang memperkuat nilai keunikan budaya dan jati diri masyarakat Manggarai Barat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT ke-23 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang inklusif dan berdaya saing.
“Melalui ritual adat ini, kita diingatkan bahwa pembangunan tidak boleh tercerabut dari nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap tradisi adalah kekuatan utama Manggarai Barat dalam melangkah ke depan," ungkap Edistasius Endi.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan bahwa pelestarian nilai budaya merupakan fondasi penting dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
“Upacara adat ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap akar budaya yang menjadi identitas Manggarai Barat. Dalam konteks pengembangan pariwisata, nilai-nilai kearifan lokal inilah yang menjadi ruh destinasi dan harus dijaga bersama,” ujar Andhy MT Marpaung.
Ia juga menambahkan bahwa BPOLBF mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan industri pariwisata, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian budaya sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Upacara adat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Suasana khidmat dan penuh makna mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam memperingati perjalanan 23 tahun Kabupaten Manggarai Barat.
Melalui momentum ini, BPOLBF menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengembangan pariwisata Labuan Bajo Flores yang berlandaskan nilai budaya, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
-------
Sisilia Lenita Jemana
Kepala Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores