Optimalisasi PAD Melalui Kolaborasi Pengelolaan Berbagai Sektor Melalui Kepariwisataan

Created at 2025-03-21

 

Labuan Bajo, 21 Maret 2025- 

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengadakan Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terkait kontribusi pariwisata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi NTT. Rakor ini juga menjadi salah satu agenda dalam kunjungan kerja perdana Wakil Gubernur Provinsi NTT ke Labuan Bajo. Rakor dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Manggarai Barat pada kamis (20/03/2025) dan dihadiri UPTD Kabupaten Manggarai Barat, BPOLBF dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Golo Mori. 

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menegaskan bahwa sektor pariwisata berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Namun, pengelolaan pariwisata di Manggarai Barat harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak hanya terpusat di Labuan Bajo, tetapi mencakup seluruh wilayah. 

"Pengembangan pariwisata di daerah ini sangat luar biasa karena dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, sehingga harus memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Labuan Bajo, sehingga dapat merasakan secara langsung perkembangan kepariwisataan yang ada. Disisi lain, pengembangan kepariwisataan di Manggarai Barat juga harus dilakukan secara menyeluruh, sehingga wisatawan tidak hanya menumpuk di Labuan Bajo saja", tegas  Johni 

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Frans Sales Sodo menyampaikan Perkembangan PAD dalam empat tahun ini, dimana proporsi terbesarnya ada pada Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kontribusi ketiga sektor ini lebih Dari 60%. 

"Memang daya tarik wisata ini membantu mendorong peningkatan pendapatan asli daerah di Manggarai Barat. Kontribusi PAD lebih dari 60% masih bertumpu pada tiga sektor utama PAD di antaranya, Pajak hotel , pajak restoran, dan pajak BPHTB.  Isu lainnya yakni pemerintah mendorong investasi dalam rangka peningkatan pendapatan dan retribusi daerah. Melalui penyediaan figurasi untuk menjamin kepastian hukum dan kemudahan pelayanan perizinan, serta pemberian  insentif fiskal pajak daerah bagi pelaku usaha", jelas Frans. 

Isu lain yang disoroti Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yakni data kunjungan wisatawan di tahun 2022 hingga tahun 2024 yakni 411,399 orang. Yang menariknya di Taman Nasional Komodo (TNK) sangat besar 334.000 orang sedangkan di luar TNK pada periode tahun 2024 sebesar 77.000 orang. Dan ini menjadi tantangan untuk menangkap peluang mendatangkan wisatawan ke destinasi lainnya.  

Dalam kesempatan yang sama, Frans Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF juga turut menyampaikan isu strategis pariwisata yang terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2025, dimana Labuan Bajo memiliki musim sepi (Low Season ), yang terbukti dengan penurunan okupansi kamar hotel. Namun terdapat catatan bahwa okupansi hotel berbintang 4 dan 5 masih relatif stabil. Sebaliknya, penurunan okupansi lebih signifikan terjadi pada hotel berbintang 3 ke bawah. Penurunan ini ternyata berkaitan dengan efisiensi, terutama karena hotel berbintang 3 ke bawah termasuk dalam skema pemerintah. 

"Pada Januari hingga Februari 2025, Labuan Bajo memasuki low season, yang terbukti dengan menurunnya tingkat okupansi kamar hotel secara keseluruhan. Namun okupansi hotel berbintang 4 dan 5 masih relatif stabil. Sebaliknya, penurunan okupansi lebih signifikan terjadi pada hotel berbintang 3 ke bawah. Penurunan ini ternyata berkaitan dengan efisiensi anggaran pemerintah, terutama karena hotel berbintang 3 ke bawah termasuk dalam skema pemerintah", jelas Frans. 

Frans menegaskan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak low season adalah dengan meningkatkan konektivitas penerbangan menuju Labuan Bajo. Penerbangan langsung perdana Singapura ke Labuan Bajo dan Kuala Lumpur ke Labuan Bajo merupakan salah satu cara untuk menambah variasi dan dominasi kunjungan mancanegara ke Labuan Bajo. Selain itu, upaya penyesuaian tarif terjangkau penerbangan domestik nusantara juga dilakukan terutama menjelang Libur Lebaran 2025, termasuk tarif penerbangan ke Labuan Bajo. 

Lebih lanjut Frans menjelaskan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan diperlukan strategi pengelolaan kepariwisataan yang komperhensif dengan dukungan berbagai sektor mulai dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan berbagai sektor lainnya dengan membangun tata kelola dan ekosistem kepariwisataan yang kondusif, serta sumber daya manusia (SDM) yang siap. 

"Dengan membangun tata kelola yang baik, ekosistem kepariwisataan yang kondusif sudah pasti akan terwujud. Kita perkuat sentra pertanian, peternakan, dan perkebunan sebagai strategi penting untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah. Langkah ini tidak hanya berdampak langsung pada sektor-sektor tersebut, tetapi juga menciptakan multiplier effect, mulai dari terbukanya lapangan kerja yang lebih luas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara sektor pariwisata dan sektor produktif lainnya, daerah dapat mengoptimalkan potensinya secara lebih efektif dan berdaya saing", tegas Frans. 

Tingkat hunian hotel meningkat pada Januari 2025 dengan rata-rata Length of Stay (LOS) 2,33 malam. Tamu resort menginap paling lama (3 malam), diikuti hotel bintang 3 & 5 (2,33 malam) serta bintang 4 (2 malam). Pada Februari 2025, wisatawan China mendominasi kunjungan (30,4%), disusul Malaysia (21,7%), Indonesia (13%), Kanada (8,7%), serta Australia, Taiwan, Polandia, Singapura, dan Myanmar (masing-masing 4,3%). Resort hotel bintang 4 mencatat hunian tertinggi (53,33%), sedangkan hotel bintang 3 terendah (18,82%). Pada Januari 2025, tingkat hunian resort mencapai 31,96% dan hotel bintang 5 sebesar 38%. 

 

 

----------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

thumbnail

BPOLBF Selenggarakan Forum Komunikasi Kepala Daerah di Wilayah Koordinatif: Majukan Pariwisata Berkelanjutan di NTT

  Labuan Bajo, 25 Maret 2025-  Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelar Forum Komunikasi dan Kolaborasi Kepala Daerah di Wilayah Koordina...

thumbnail

Jetstar Rute Labuan Bajo - Singapura, Membuka Gerbang Asia, Eropa, dan Amerika ke Labuan Bajo

  Labuan Bajo,  24 Maret 2025-  “Kami sangat senang dapat menghubungkan Labuan Bajo langsung ke Singapura. Ini memungkinkan lebih banyak orang untu...

thumbnail

Optimalisasi PAD Melalui Kolaborasi Pengelolaan Berbagai Sektor Melalui Kepariwisataan

  Labuan Bajo, 21 Maret 2025-  Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengadakan Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pemerint...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami